Ala Hijab



Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuhu.

Siang kawan, sediakan mata yang peka yah hehehe.... lagi punya cerita unik nih. (menurutku).

Sudah ku jelajahi semua pencarian mbah “google” untuk menemukan beberapa model jilbab trend masa kini. Memasuki era 2011 sudah banyak kemajuan. Bahkan disinyalir suara-suara anak muda wanita yang tergerak memberi kebebasan dalam berjilbab.

“mbak tadi aku habis liat hijabber”
“apa? Hijabber? Oh, iya….iya baru saja aku browsing”
“iya, pengen coba-coba deh pakai model kayak hijabber”
“jedor, gubrak gak salah nih” dalam hati bergumam dan tersenyum.
“temanku udah banyak yang pakai jilbab model hijabber begituan mbak”
“oh, yah? Tapi janganlah kalau gak pede”
“iya sih, aku gak pede, masih malu”
“tapi kan kalau di sini kayaknya jarang deh yang pakai model begituan. Ribet mendingan yang biasa aja”
“iya, tapi temanku banyak mbak. Aku sih masih belum pede”

Belum pede tapi maksa pede, belum berani tapi coba-coba. Mau coba, monggo tapi apa gak mikir sebelum bertindak.
Nah perbincanganku singkat namun terasa dalam. Aku tahu ketika semua sudah diberi kebebasan dalam tata cara pakaian. Bahkan Islam tidak memaksakan namun menganjurkan. Karena Islam tidak memberi kebebesan dalam arti sempit.
Islam memberi kewajiban untuk menutup aurat. Yah tepatnya berhijab yang berarti.

HIJAB ITU :
  1. IMAN
  2. KESUCIAN
  3. TAKWA
  4. RASA MALU
  5. ‘IFFAH (MENAHAN DIIR DARI MAKSIAT)

nah hijab tak bisa lepas dari 5 komponen tersebut. Bukan hanya wanita saja yang perlu hijab. Lelaki juga lho. yah kan? komponen diatas berarti Hijab untuk Laki-laki dan perempuan.

Jadi jangan bangga dulu aku telah hijab karena telah memakai jilbab. ntar nyasar di jalan kan malu hihi... ketawa sendiri. Cari alamat aslinya mpok tingtung.

Jadi bukan sekedar menggunakan kata “HIJAB” kita dikatakan sekumpulan wanita berjilbab. HIJAB sendiri sebenarnya digunakan untuk kaum laki-laki dan perempuan.

Aku sendiri miris dengan kata-kata ini sebenarnya. Mereka menyuguhkan pakaian yang jauh dari syar’i namun menuntut modis dengan beragam model yang merasa indah dan mulai dengan ketertarikan percobaan para akhwat muda ini.

Kemudian datang lagi seorang wanita dengan dandanan yang mirip ala hijabber itu. Ia datang dengan sedikit ribet dilirikku. Ternyata beberapa hari kemudian ia melepaskan baju dan jilbabnya ala hijabber.

wah jadi gak muslimah lagi donk?
Apa mungkin ribet? Apa mungkin gak bisa eksis? apa mungkin baju baru? desig aku banyak mungkinya huzzz..husst suudzon gak boleh yah .


Allah Maha-Indah dan menyukai keindahan

Namun bukan di dominasi keindahan ragawi yang membutakan hati nurani.
Jilbab ala hijaber indah tapi terasa alay.

Ala Syar’i aja yuk.. yang jauh dari gangguan lekukan tubuh dan berkesan memamerkan dandanan ala tabaruj.

Uhibbukum fillahi ta'ala, ya Ukhtiy... Aku mencintai kalian karena Allah Subhanahu wa Ta'ala, wahai saudai-saudariku." Bukan untuk menggurui.

Tapi wanita sekarang di dominasi dengan fisik sempurna. Alloh menciptakan manusia semakin hari semakin cantik. Semakin sempurna di lihat mata. Tapi keindahan itu bukan terletak bagaimana cara kita membuat badan ini terlihat elegan, wah, modis, atau trendi.

Walapun generasi sekarang wanita muda banyak memunculkan model pakaian yang berwarna - warni dan denagn beberapa bros, slayer dan lain-lainnya, atau bahkan seperti model slempangan model nenek-nenek masih terlihat rambutnya. Pakaian celana yang dibuat gombrang namun atasan dibuat sedikit ketat atau longgar menciut bawahnya. aduh ribet deh ngeliatnya.
pastinya yang punya duit banyak bisa bermodel hijabber yah. Saya bukan menyindir atau menghina tapi kita AKHWAT, sama-sama makan nasi, minum air putih jadi mengingatkan yang terbaik.

Karena sebaiknya wanita tidak memerkan perhiasan berlebihan kan?

Biar trendi tapi tetap syar'i
gimana ituh ukhti??
yah sebisa mungkin kamu membuat tubuhmu indah di pandang ya tidak kumel.
gamis indah boleh, baju indah boleh tapi tidak mencolok dan beragam variasi membuatnya ribet sendiri kan?

Gimana pendapat saudara-saudariku? Bolehlah tak sependapat denganku hehe....

34 komentar:

  1. bener mba ..
    saya juga sering liat di kampus, cewek pake kerudungnya ribet amat . dan lebih parah lagi, bawahannya pake legging ..

    itu menurut mba gimana tuh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. yah sama sajalah bang...ehehhe.yang namanya Jilbab kan buakn sekedar Hijab tuh yah?.

      Jadi yg namanya nutup aurat gak bolehlah menampilkan lekukan paling miris ehehe...
      yg ada kita malu sama biarawati orag kristen yg diluar negeri. Mereka aja mau nyaiingin para akhwat yg mengenakan jilabb syar'i rapet ampe kaos kaki.

      Hapus
  2. Sedih... Semakin bnyk yg menutup seluruh tubuhnya tp justru semakin terlihat seksi *legging misalnya :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah ituh dia,,, miris...

      karena model yg tak bisa diselaraskan secara syar'i

      Hapus
  3. aye setuju ape kate ukhti barusan, moga aye bise memperbaiki diri ^_^

    lam ukhuwah selalu ukhtii..

    BalasHapus
    Balasan
    1. lam ukhuwah selalu juga ukhtii.

      aamiin. smoga smwnya bisa membenahi diri dan tidak buta terhadap fashion atw menjadi trendsetter yg salah kaprah..

      Hapus
  4. tok..tok..tok...
    parkir bentar yah mba :p

    memperbaiki diri dengan langkah kecil sekalipun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hhee,,, oke sebentar yah mb, saya cari kunci pintu rumah dulu. Soalnya tadi saya simpen di paku tembok tapi gak ada hihi...

      Parkirnya di halaman aja mba, jangan dijalan nanti ilang pesawatnya hihi eh salah di lapangan kekek..
      :P

      :D
      siap grak... semoga smw terasa indah pada waktunya Aamiin.
      barakallah

      Hapus
  5. kalau menurut aku mah,itu semua harus diselaraskan dengan tingkah laku perbuatan kita dimasyarakat & terutama dihadapan Tuhan
    jadi kita berbusana hijab bukan kerena mengikuti trend masih kini,melainkan karena Tuhan

    BalasHapus
    Balasan
    1. uIyap setuju. Masya Alloh.

      Itu pastinya. Tapi yah manusia apalagi wanita. Kadang kita sangat memujinya subhanallah si gadis itu ilmunya, luar biasa.
      Kadang mereka memiliki naluri keindahan ingin bersolek namun bukan pada tempatnya. Repotnya skrng spti itu.
      Krna itu UKHUWAH ISLAMIYAH.

      saling mengingatkan bila sunyi, merindukan bila jauh, memahami bila keliru, menasehati bila lalai, dan memaafkan bila terluka? Alangkah indahnya ukhuwah jika semua karena Allah... "Uhibbukum fillahi ta'ala, ya Ukhtiy... Aku mencintai kalian karena Allah Subhanahu wa Ta'ala, wahai saudai-saudariku."

      Hapus
  6. eeehhhh. . .beberapa hari lalu ana nemuin artikel tentang wanita kristiani di Somalia berhijab lhoh. . .
    bahkan mereka bilang dengan berhijab mereka merasa tidak dilecehkan. . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. yupz pastinya. dan paling tidak dilecehkan ketika pakaian kita benar2 syar'i Insya Alloh.

      cuma memang pelecehan skrnag lebih cenderung wanita berbusana minim. dan kurang bahan hihii...

      Namun masih juga kok, heheh.. Terkadang saya sering mendapat gangguan orang lain. Namun pertahanan iman harus kokoh.

      Mudahan umat Alloh bisa membuat hatinya tidak bagaikan punuk onta.

      Hapus
  7. bagusnya seorang akhwat itu pake rok panjang, yang tidak membentuk lekukan kaki. lain halnya dgn legging atau jins .___. iya nggak sih mb? hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jilbab tapi pakaian masih ketat ?
      sekali lagi, secara Ideal jelas salah, kita tidak perlu melegitimasi bahwa hal tersebut benar hanya demi menjaga perasaannya, namun tinggal dipikirkan cara yg tepat untuk mengingatkannya lalu bagaimana?
      hargailah hal tsb sebagai tahap belajar untuknya dalam berjilbab, namun sambil diberi pemahaman terus bahwasanya pakaian ketatnya itu masih salah.

      harusnya yg longgar.Pake celana yah gpp ukhti. tapi tidak ketat dan membentuk lekukan tubuh. Tokh apa bedanya pake jilbab panajng besar dan pendek?

      pendek tapi baju gak ketat dan yang penting adalah menutupi dada.
      Karena terkadang ada mb, temenku mereka beranggapan memakai jilbab pendek itu salah. ahrus lebar dan besar. setelah ia mengikuti sebuah golng.
      Namun pada intinya kita gak mngkin kan beli jilbab besar sekaligus? hehe smwnya mencicil. Seperti puasa waktu kecil mencicil krna belum mampu menahan nafsu.

      krena semua harus seimbang.

      Hapus
  8. saya gak pernah kebayang harus make jilbab, wkwkwk..
    #becanda
    ehem.. hijab itu wajib. kemuliaan seorang wanita akan terbungkus rapat jika memake hijab.. :D
    salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. tuh gak dibaca sih..

      HIJAB utuk siapapn bukan wanita saja.

      Memakai hijab pria juga kan 5 komponen. hem...

      Hapus
  9. sbenarnya pokok pembahasan disini adalah
    HIJABBER komunitas yg mash memakai pakaian jauh dari syar'i. mereka menganggap telah HIJAB.

    PDAHAL HIJAB ITU ADALAH 5 komponen diatas.

    jadi jangan bilang saya berhijab tapi pakaian masih jauh dari yg diharapkan. kelakuan masih suka ngejreng bersolek sana-sini.
    krna fenomena wanita skrng berjilbab tapi pakaian jauh dri syar'i

    BalasHapus
  10. akhir-akhir ini lagi suka pakai rok celana...celana yang lebar banget sampek kalau dilihat mirip rok hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. ohiya... pernah liat di TV ... berhubg aku udah lama gak pernah jalan2 liat tko baju jd tw dri TV, iya bagus tuh aku jga pengen make... adem yah mba kayaknya... cz gombrang bgddd... brasa rok.

      Hapus
  11. tulisan yg simple tp pas sasaran....,emank bnyk skrg yg ngaku jilbaber tp cek per cek trnyata msh menampakkan lekuk2 tubuh.., smg muslimah skrg bisa kaffah memegang teguh aturan2 jilbab... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. he'em akhi.. bener bgd... itulah fenomena zaman skrng....

      aku sih berusaha untuk sellu mengatakan klo itu salah, namun ya kita tdak boleh mmebnci namun mengingatkan. Tokh dulu aq jga tdak tw menahhu ihii.. saat jahiliyah dulu.

      Hapus
  12. Assalamualaikum, Setuju yah sama kamu.
    Karena Allah tidak menyukai mereka yang berlebih-lebihan, tapi juga jangan memandang sesuatu dari sisi negatifnya aja (maaf).
    Ketidaktahuan merekalah yang membuat mereka salah! Sama seperti orang jahat, mereka tidak tahu indahnya kebaikan itu seperti apa.
    Hanya Allah yang sanggup menilai seseorang, bukan hambanya.

    Btw, bukannya dalam Quran hijab itu artinya "penutup"?

    "...Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri- istri Nabi), Maka mintalah dari belakang tabir (hijab)..." {QS. Al-Ahzab: 53}

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya itu kan komponennya akhi.. hehe..
      klo hijab sndiri memang penutup..
      Penutup untuk laki2 dan perempuan bukan?
      nah itu ayat yg akhi sbutkan jga demikian dalam kurung hijab..

      maksdnya ia akan membuka hijab mrka di dalam kurung.

      nah makannya hijab itu pya 5komponen... tuing..
      hehhe..

      Hapus
  13. mba tinggi aku cuma 148cm, tapi pingin bgt pake jilbab besar, kata mamah aku keliatan kayak jamur.. jd deh malu pake kayak gitu, cuma menurutku lebih anggun aja pake jilbab panjang, toh kalo bajunya ngga trendi ngga jadi masalah hehe, kan ketutupan jilbab, yang penting nutup aurat kan??. pingin bgt tampil syar'i sembari perbaikan akhlak.. mhm.. tugas berat tapi tetep semangat

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak maslaah sih,aku juga pernah digituin.Tinggiku dan tinggimu sama hanya beda berpaa cm. aku 150an. hehe...

      Menurutku sih jagan kebesaran sayang.nanti kamu lucu mungkin?

      Tapi yg penting itu jilbab tidak membentuk lekukan tubuh.
      seperti mereka yg berbesar jilbab karena mereka ingin tidak menampakkanya hehe..

      Nah klo misalnya TERSERAH GUE DUNK, badan2 gue knapa loe sewot? yang ptng pake jilbab hehe..

      jgn bgtu.Ssuai aturan pasti trasa sulit klo pertaama kali. tapihars dibiasakan dan terbiasakan... insya Allah dgn niat dan ikhlas yg murni karna Allah.

      Selagi baik kanpa tidak? hehe... penghakiman ttg pakaian brbeda2,selagi sesuai aturan Allah no prob. daripada berbaju tapi layaknya telanjang? hehee...

      Hapus
  14. subhanallah mba,makasih sma artikel di atas.,alhamdulillah ditegur lagi sama Allah melalui artikel ini. ada niat pengen berhijab yang kayak mba bilang di atas (yang fashion"an gitu) keliatannya cantik dan tampak modis. tapi sengsara juga yah lama" karena tuntutan "perfect". bukan karena allah lagi malah karena orang" yang akan ngeliat model kita selanjutnya. astagfirulah :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, iya ukht Vita. Kita kan terlahir di dunia ini karena Allah, kalo mngurusi ucapan orang juga capek. Tapi klo ucapan orang trsbut benar dan bermanfaat itu baru hars diikuti klo ucapannya ssuai anjuran perintah Allah.
      "D

      Hapus
  15. Ass, kaka.. setelah saya membaca penjelasan kak di komentar tentang jilbab panjang dan pendek saya tersentuh, karena saya termasuk baru dalam berjilbab,saya memakai jilbab yg pendek. banyak yg bilang pake jilbab yg bener masa masih pake jeans, harusnya itu pake rok,dress dan gamis. tetapi saya canggung bila langsung berubah seperti itu ka, cara berpakaian saya sekarang yaitu atasan panjang selutut lalu bawahan jeans, lebih nyaman untuk ke kampus. menurut kaka bagaimana? mohon bimbingan, terimakasih sebelumnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. afwan saya baru sempet lihat nih koemntarnya hehhe, harusnya saya buat recent komentar yah biar ga keliru kek gni hehe,

      af1 sblumnya stiap org pasti memiliki progress keinginan itu pasti ada, entah progress spti apa yg ia ingini. Tapi saya yakin NIkita pasti ingin mnjdi pribadi muslimah yg baek, bahkan jauh lebih baik dari bayangan nikita bukan bgtu?
      Namun smw timbul dri keinginan hati, bilamana hati telah berusaha utk menjadi lebih baik knapa gak?

      awalnya dirasa malu canggung, tapi bukan berrti kita hars berjibaku pada "Rasa tak percaya diri"

      Jika kita tak berkutik dan tetp pda posisi yg sama misalnya memakai baju spti itu trs dan trs nnti akan menjdi kebiasaan yg lebih dirasa nyaman dan spti menjadi identitas.

      Namun menrtku sih mencoba tak ada salahnya, celana banyak yg bisa dipakai selain celana jens celana komprang namun yah hars diimbangi baju yng panjang agar pantat tak menonjol yg penting bagian paha tertutup baju panjangny trsb itu jauh lebih baik.

      Klo jensny spti model celana pensil saya juga miris :D

      bukan saya menggurui sndiri, namun adik saya juga ngeyel bisa jadi dia lebih baik dari adek Nikita.

      dia itu dari serng memakai kaos kaki skrng malah tak mau mnggunakan rok. pdahal klo merengek minta pdaku masya Allah bikinku kesel hehehhe..

      syarantnya yah tadi yah singkatnay ganti celana jens itu menjadi celana bahan yg komprang kalo bisa jngn sampe ketat si betis, klo blum bisa mengenakan rok. karna saya saja mash memakai celana komprang klo roknya sedang di cuci hehe..



      Hapus
  16. ana tinggi 142cm mbak tpi nyantai aja pake jilbab ampe selutut,biarpun di liat org2 di kmpung ana aneh ya gpp,yg pnting qta ttp istiqomah brbusana syar'i memenuhi kwajiban menutup aurat dan insyaallah itu akan membuahkan kebaikan dan menjauhkan qta dari fitnah....

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya itu lebih baik kok ukh. saya juga

      Hapus
  17. Perintah hijab ada ayatnya. Printah cara berhijab juga ada ayatnya. Sepengetahuan saya cara berhijab secara garis besarnya itu menggunakan jilbab dan kerudung. Artinya tidak ada istilahnya berhijab menggunakan rok meski longgar sekalipun. Fenomenanya masih bnyak orng yg menganggap pakaian serba longgar dan berkerudung itu sudah fix memenuhi tuntunan syariah. Bagaimana menurut ukhti?

    BalasHapus
    Balasan
    1. antum pernah liat perempuan pakai cadar pakai celana terus bonceng suaminya nggak? itu kan ada. jadi dia pakai potongan. celananya komprang bangt. tdak membentuk tubuh.

      menurut ayatnya memang istilah hijab itu bukan pada satu maksud (kerudung/penutup aurat wanita) melainkan spt paparan di atas, lelaki juga. yakni pembatas / penutup agar tidak terlihat.

      ya, fenomena dan sekarang banyak sekali yang demikian. memakai rok ketat dan kerudung pendek istilahnya tidak syar'i. Tapi kita tidak boleh menghujat, di mata kita dan hati kita ini bersinergi untuk mendoakan mereka dan membantu ke jalan yang benar.

      Menurut saya tak ada masalah memakai potongan. antara rok longgar dan baju panjang asal tak ketat dan kerudung menutupi dada. Lalu di mata akhi itu bukan hijab?
      Hijab dong di mata saya. coba bandingan yang berpakaian terbuka. Adem yang mana?
      membawa penyakit yang mana?

      dan syariah yang tidak neko2 membuat mata semua orang begitu silau. sederhana intinya syariah itu sederhana. dan kesederhanaan yang tak mengundang masalah. Karena perempuan memang tercipta begitu indah, meski dengan menggunakan serba hitam bercadar.

      dan yang pasti disertai ilmu yang syariah juga. Tokh, masih banyak yang ekonomi sulit ingin memakai gamis longgar dan kerudung besar tapi tak mampu membeli. fenomena ini malah berbanding jelas dengan hijab yang berkombinasi dengan lilitan sana-sini warna-warni. dan mahal harganya.

      Allahu'alam bishowab.

      Hapus

Komentar yang sopan
Kritiklah bila membangun bukan menjatuhkan
salam persaudaraan ^_^

 
Catatan Annurshah Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template