Tampilkan postingan dengan label Tumbuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tumbuhan. Tampilkan semua postingan

Daun di pekaranganku


Awalnya ku mengenalmu dengan sebutan tumbuhan 
Lantas ku biarkan kau tumbur liar
Namun sekarang kau begitu berarti dan menguntungkan 

Entahlah apa yang ada di dalam pikiranku kala itu melihat daun gingseng jawa yang meliar di rumahku. Lantas ku sebut bunga /pohon tahi lalat. Karena bunganya mengeluarkan bulatan kecil yang di dalamnya terdapat serbuk hitam seperti wijen, terdengar aneh, tapi unuk yang sudah pernah melihatnya tidak aneh lagi. 
Saat itu aku sering memangkasnya bahkan berkali-kali. Tetapi ibuku bilang untuk jangan dipangkas karena tanaman ini berkhasiat, bisa jadi obat bahkan untuk cah tumis atau pengganti daun sawi hijau untuk merebus mie.

Kali itu pikiranku tertuju pada mie rebus plus telur kesukaanku. Aku pun langsung praktek untuk mewujudkan rasa laparku. Caranyapun mudah seperti mencampurkan daun gingseng disaat bersamaan dengan mie rebus. 

Kemudian aku pun mulai berselancar manfaat apa saja pada : Daun Ginseng
Search Goggle disebuah website daun gingseng mengatakan : 
Daun ginseng ini adalah tanaman perdu yang tumbunya semi menjalar dan bisa mencapai tinggi 60 cm. Daunnya oval berwarna hijau mengkilat.
Berbunga majemuk dengan kelopak berwarna merah muda. Tanaman sangat mudah dikembangbiakan, baik dengan biji maupun stek batang. Asal medianya gembur, cukup humus dan tidak tergenang air, tanaman ini bisa tumbuh subur. Daun ginseng juga cantik di tanam dalam pot sebagai tanaman hias karena bentuk daun dan bunganya menarik.
Daun ginseng ternyata sangat cocok ditumis, dibuat cah (dimasak dengan sedikit air) atau sebagai campuran sayur bening atau sup. Rasanya lezat dengan tekstur lembut dan agak sedikit berlendir.
Belum ada penelitian yang pasti tentang manfaat daun ginseng, namun secara turun temurun daunya dipercaya dapat meningkatkan stamina tubuh. Sejauh ini baru diketahui bahwa di dalam bagian daun ginseng ternyata mengandung vitamin A yang cukup tinggi, serat, dan bermacam-macam mineral penting lainnya yang berfungsi meningkatkan stamina dan sebagai antioksidan bagi tubuh manusia.
Tapi jika diteliti lebih dalam lagi, ternyata ada satu bagian dari tanaman ginseng yang agak terlewatkan, yaitu daun ginseng. Khasiat daun ginseng ternyata tidak kalah dengan khasiat yang ada di dalam akar ginseng. 
**


DAUN SIRIH

Satu lagi, yang membuatku mulai tak kehabisan ide. Saat itu tumbuhan daun sirih hijau mulai merambat dan semakin banyak. Alhamdulillah bisa mengobati sakit mata, bisa untuk keputihan dan berbagai macam kegunaan.
Berhubung saat itu ibuku sedang ingin mencoba membuat keripik. Hemm, tak bisa terbayangkan untuk makan keripik daun sirih. Pasti rasanya huek, pahit dan anyir.
Ibuku tak kehabisan ide pastinya, Ia memang kreatif kalau soal memasak yang berbau gorengan. Kalau kue ya beliau bukan ahlinya. Ide itu menjalar dipikirannya karena Ia harus memberikan menu baru di arisan PKK RT. Menunya bisa sebuah artikel kesehatan atau yang lainnya, tapi untuk kali ini adalah masakan. Jadi gak ada cara lain selain membuat kreasi baru yang bermanfaat.
Caranya sangat mudah dan kaya khasiat.

KERIPIK DAUN SIRIH


LINK GAMBAR


Bahan :

  1. Kumpulkan lembaran daun sirih secukupnya kalau bisa pilih daun yang masih muda jangan terlalu tua apalagi sangat tua. Kira-kira 25 lembar /30 lembar (tergantung pada bumbu /adonan yang tersedia).
  2. Bahan bumbu
  3. 3 butir bawang putih
  4. 3 butir kemiri
  5. Sejumput ketumbar
  6. Batang serai 1
  7. garam secukupnya
  8. 1/4 kg tepung beras
  9. 3 sendok tepung kanji atau 3 sendok tepung Hun Kwee
  10. 1 butir telur


Cara membuat :
  1. Haluskan bumbu kecuali tepung, telur dan daun sirih. Kemudian dimasukkan ke adonan tepung.
  2. Cuci daun sirih kemudian rendam air kapur sirih sebentar saja, rebus selama 2-3 menit jangan lupa diberi garam, kemudian  keringkan/jemur. 
  3. Setelah kering, masukkan daun sirih ke dalam adonan tepung lalu goreng. Tiriskan dan keripik daun sirih siap dihidangkan dan disantap.
Untuk masalah rasa, jangan ditanya lagi. Enak pastinya gurih sesuai dengan porsi bumbunya cukup.
Bagaimana anda mau mencoba? silahkan. 

Manfaat Keripik Daun sirih yang langsung saya cari di google : 
Sirih mengandung arecoline di seluruh bagian tanaman yang bermanfaat untuk merangsang saraf pusat dan daya pikir, meningkatkan gerakan peristaltik, dan meredakan dengkuran.

Bahkan, daunnya mengandung eugenol yang mampu mencegah ejakulasi dini, membasmi jamur Candida Albicans, bersifat analgesik atau meredakan rasa nyeri, mengandung tannin yang bermanfaat mengurangi sekresi cairan pada vagina, melindungi fungsi hati, dan mencegah diare.

^_^

Ada banyak cara kita memanfaatkan tumbuhan yang terkesan liar. 
Namun Tuhan tidak akan menciptakan sesuatu yang tak bermanfaat bagi kita. Dan jika semua halal sesuai dengan cara terbaik, maka hasilnyapun akan baik. 


Maka kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam. [Thaahaa:53]

Dan kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah, Supaya kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan, Dan kebun-kebun yang lebat. [An-Naba': 14-16]

Tegal, 15 September 2013

Characters 4146 no spaces
728 words

Refrensi :

***

Tulisan ini diikutkan “GiveAway Aku dan Pohon”  
blognya mb Murtiyarini






Awalnya ku mengenalmu dengan sebutan tumbuhan 
Lantas ku biarkan kau tumbur liar
Namun sekarang kau begitu berarti dan menguntungkan 

Entahlah apa yang ada di dalam pikiranku kala itu melihat daun gingseng jawa yang meliar di rumahku. Lantas ku sebut bunga /pohon tahi lalat. Karena bunganya mengeluarkan bulatan kecil yang di dalamnya terdapat serbuk hitam seperti wijen, terdengar aneh, tapi unuk yang sudah pernah melihatnya tidak aneh lagi. 
Saat itu aku sering memangkasnya bahkan berkali-kali. Tetapi ibuku bilang untuk jangan dipangkas karena tanaman ini berkhasiat, bisa jadi obat bahkan untuk cah tumis atau pengganti daun sawi hijau untuk merebus mie.

Kali itu pikiranku tertuju pada mie rebus plus telur kesukaanku. Aku pun langsung praktek untuk mewujudkan rasa laparku. Caranyapun mudah seperti mencampurkan daun gingseng disaat bersamaan dengan mie rebus. 

Kemudian aku pun mulai berselancar manfaat apa saja pada : Daun Ginseng
Search Goggle disebuah website daun gingseng mengatakan : 
Daun ginseng ini adalah tanaman perdu yang tumbunya semi menjalar dan bisa mencapai tinggi 60 cm. Daunnya oval berwarna hijau mengkilat.
Berbunga majemuk dengan kelopak berwarna merah muda. Tanaman sangat mudah dikembangbiakan, baik dengan biji maupun stek batang. Asal medianya gembur, cukup humus dan tidak tergenang air, tanaman ini bisa tumbuh subur. Daun ginseng juga cantik di tanam dalam pot sebagai tanaman hias karena bentuk daun dan bunganya menarik.
Daun ginseng ternyata sangat cocok ditumis, dibuat cah (dimasak dengan sedikit air) atau sebagai campuran sayur bening atau sup. Rasanya lezat dengan tekstur lembut dan agak sedikit berlendir.
Belum ada penelitian yang pasti tentang manfaat daun ginseng, namun secara turun temurun daunya dipercaya dapat meningkatkan stamina tubuh. Sejauh ini baru diketahui bahwa di dalam bagian daun ginseng ternyata mengandung vitamin A yang cukup tinggi, serat, dan bermacam-macam mineral penting lainnya yang berfungsi meningkatkan stamina dan sebagai antioksidan bagi tubuh manusia.
Tapi jika diteliti lebih dalam lagi, ternyata ada satu bagian dari tanaman ginseng yang agak terlewatkan, yaitu daun ginseng. Khasiat daun ginseng ternyata tidak kalah dengan khasiat yang ada di dalam akar ginseng. 
**


DAUN SIRIH

Satu lagi, yang membuatku mulai tak kehabisan ide. Saat itu tumbuhan daun sirih hijau mulai merambat dan semakin banyak. Alhamdulillah bisa mengobati sakit mata, bisa untuk keputihan dan berbagai macam kegunaan.
Berhubung saat itu ibuku sedang ingin mencoba membuat keripik. Hemm, tak bisa terbayangkan untuk makan keripik daun sirih. Pasti rasanya huek, pahit dan anyir.
Ibuku tak kehabisan ide pastinya, Ia memang kreatif kalau soal memasak yang berbau gorengan. Kalau kue ya beliau bukan ahlinya. Ide itu menjalar dipikirannya karena Ia harus memberikan menu baru di arisan PKK RT. Menunya bisa sebuah artikel kesehatan atau yang lainnya, tapi untuk kali ini adalah masakan. Jadi gak ada cara lain selain membuat kreasi baru yang bermanfaat.
Caranya sangat mudah dan kaya khasiat.

KERIPIK DAUN SIRIH


LINK GAMBAR


Bahan :

  1. Kumpulkan lembaran daun sirih secukupnya kalau bisa pilih daun yang masih muda jangan terlalu tua apalagi sangat tua. Kira-kira 25 lembar /30 lembar (tergantung pada bumbu /adonan yang tersedia).
  2. Bahan bumbu
  3. 3 butir bawang putih
  4. 3 butir kemiri
  5. Sejumput ketumbar
  6. Batang serai 1
  7. garam secukupnya
  8. 1/4 kg tepung beras
  9. 3 sendok tepung kanji atau 3 sendok tepung Hun Kwee
  10. 1 butir telur


Cara membuat :
  1. Haluskan bumbu kecuali tepung, telur dan daun sirih. Kemudian dimasukkan ke adonan tepung.
  2. Cuci daun sirih kemudian rendam air kapur sirih sebentar saja, rebus selama 2-3 menit jangan lupa diberi garam, kemudian  keringkan/jemur. 
  3. Setelah kering, masukkan daun sirih ke dalam adonan tepung lalu goreng. Tiriskan dan keripik daun sirih siap dihidangkan dan disantap.
Untuk masalah rasa, jangan ditanya lagi. Enak pastinya gurih sesuai dengan porsi bumbunya cukup.
Bagaimana anda mau mencoba? silahkan. 

Manfaat Keripik Daun sirih yang langsung saya cari di google : 
Sirih mengandung arecoline di seluruh bagian tanaman yang bermanfaat untuk merangsang saraf pusat dan daya pikir, meningkatkan gerakan peristaltik, dan meredakan dengkuran.

Bahkan, daunnya mengandung eugenol yang mampu mencegah ejakulasi dini, membasmi jamur Candida Albicans, bersifat analgesik atau meredakan rasa nyeri, mengandung tannin yang bermanfaat mengurangi sekresi cairan pada vagina, melindungi fungsi hati, dan mencegah diare.

^_^

Ada banyak cara kita memanfaatkan tumbuhan yang terkesan liar. 
Namun Tuhan tidak akan menciptakan sesuatu yang tak bermanfaat bagi kita. Dan jika semua halal sesuai dengan cara terbaik, maka hasilnyapun akan baik. 


Maka kami tumbuhkan dengan air hujan itu berjenis-jenis dari tumbuh-tumbuhan yang bermacam-macam. [Thaahaa:53]

Dan kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah, Supaya kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan, Dan kebun-kebun yang lebat. [An-Naba': 14-16]

Tegal, 15 September 2013

Characters 4146 no spaces
728 words

Refrensi :

***

Tulisan ini diikutkan “GiveAway Aku dan Pohon”  
blognya mb Murtiyarini





 
Catatan Annurshah Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template