Rembulan tampak sebelah
Menandakan sabit mulai merekah
Waktu kan menjadi saksi indah
Kala mimpiku terjamah (annur_ karimah)
Oh dunia, kadang selalu membuatku berkhayal menjadi permaisuri kerajaan. Mengalahkan seputih salju bahkan ratu kecantikan. Mimpi itu terkadang membuatku tersenyum, apalagi disaat aku duduk di bangku TK. Aku kerap kali ingin menjadi seorang GURU.
Guru yang cantik. Ada singkatannya lho, yaitu guru yang memiliki cara yang unik dan kreatif.
Saat TK bahkan sampai SMP aku ingin menjadi seorang guru, karena dengan menjadi guru aku bisa membagikan ilmuku, menjadikan anak-anak cerdas bahkan aku ingin memiliki sekolah untuk anak-anak kurang mampu. Ingin memajukan dunia melalui pendidikan. Lalu menjadi teman sekaligus guru bagi mereka yang belum bisa menerima pelajaran dengan baik. Karena pada saat itu temanku jarang yang begitu, mereka semua egois. Ku tahu kenapa aku berucap seperti ini, karena saat itu aku tak pandai sekali. Meski aku selalu rangking kelas. Tetap saja aku merasa bingung dengan pelajaran matematika. He, cita-cita jadi guru asal jangan guru matematika. Guru SD itulah pilihanku saat terakhir menginjakkan kaki ke SMA.
Tapi pada saat SMA, aku berubah haluan, aku ingin jadi presenter /pembaca acara berita. aku suka bahasa Indonesia dan saat ada pelajaran bahasa Indonesia untuk membawakan acara, aku mendapatkan sanjungan/pujian paling baik. Yang lainnya tidak oh, bahagia.
Itu semua tidak cukup membuatku memotivasiku untuk maju. Karena kendala biaya dan ayahku sudah meninggal. Harapan kuliah tak sampai, bahkan belajar bahasa inggrispun tak terealisasikan. Sepertinya saat itu aku merasa terpuruk bahkan bak keruntuhan atap rumah. Hanya bisa berharap ada angin segar yang membantuku menerima uang dari langit.
Bisa sekolah saja, sudah untung bagiku. Karena aku berjuang dalam doa. Saat itu ekonomi keluargaku tidak sebaik dulu. Aku pun menggeleng saat aku sudah mulai memasuki usia perjuangan. Usia dimana kita harus memutar otak untuk bisa menghidupi diri sendiri dan membuat orang lain bahagia.
Bekerja yang tak pernah ku sukai dan ku duga. Hingga akhirnya harapanku cuma satu menjadi PNS.
Ah, gila ini tidak mungkin PNS? Suara itu serasa mesin kereta api sedang melaju dengan kecepatan tinggi.
![]() | |
| Pendamping Nan Shalihah |
PNS itu adalah PENDAMPING NAN SHALIHAH.
Pendamping shalihah adalah isteri shalihah. Ibu rumah tangga yang bijaksana yakni PNS.
Pendidik nan sabar, pegawai nan santai dan sukses. Singkatan yang banyak namun ku ambil singkatan yang begitu bermakna dan berharga.
Menjadi ibu rumah tangga itu luar biasa bagiku, karena selain kita bisa menjadi pendidik kita juga bisa menjadi pengajar bagi anak kita kelak. Meskipun aku masih single, karena itu harapanku adalah PNS.
Menjadi pendamping itu bukan seperti halnya dengan guru yang hanya mengajar. Melainkan mendidik secara bijaksana. Karena mengajar belum tentu mendidik, sedangkan mendidik sudah tentu mengajar.
Karena itu, aku selalu bermimpi menjadi Pendamping nan shalihah bisa membangun sebuah istana dan kekuatan ahlak yang sempurna.
Meskipun begitu aku masih punya harapan besar. Entah seperti negeri dongeng dalam beribu-ribu mimpi yang menakjubkan.
Ketika aku mampu menjadi pendamping nan shalihah, masih memiliki mimpi ingin membangun sekolah yang berbeda dari lainnya. Dimana para pendidiknya tak dibayar, mereka bekerja secara bergantian dengan sukarela. Bisa mahasiswa atau anak magang. Dan yang sekolah adalah anak yang kurang mampu. Mereka bukan sekedar belajar, melainkan diberi bekal pendidikan ahlak yang baik. Agar mereka tahu bahwa tujuan hidup itu bukan sekedar mimpi. Melainkan masa depan yang diraih melalui kegigihan dalam sebuah kesabaran dan pengorbanan.
Banyak sekali sebenarnya yang ingin ku cita-citakan, tetapi PNSlah harapan besarku saat ini. Apalagi usiaku sudah kepala 2. Semoga semua terwujud aamiin.
Karena ini adalah perjuangan baru lagi, dengan rasa semangat dan diiringi dengan ilmu untuk mencapai suatu kebahagiaan dunia akhirat aamiin.
Mimpi yang terbaik adalah mimpi yang diringi dengan niat dan doa yang kuat barulah penunjang mimpi harus dilengkapi. Insha Allah kamu bisa memilih mana mimpi yang terbaik bagimu. Semoga.
Meski semua hanya bayang ilusi
Namun dulu tetaplah semu
Yang terlanjur adalah hari ini
Karena masih ada yang kan berpijak menunggu
Itulah mimpi yang sejati
(annur_ karimah)
Rembulan tampak sebelah
Menandakan sabit mulai merekah
Waktu kan menjadi saksi indah
Kala mimpiku terjamah (annur_ karimah)
Oh dunia, kadang selalu membuatku berkhayal menjadi permaisuri kerajaan. Mengalahkan seputih salju bahkan ratu kecantikan. Mimpi itu terkadang membuatku tersenyum, apalagi disaat aku duduk di bangku TK. Aku kerap kali ingin menjadi seorang GURU.
Guru yang cantik. Ada singkatannya lho, yaitu guru yang memiliki cara yang unik dan kreatif.
Saat TK bahkan sampai SMP aku ingin menjadi seorang guru, karena dengan menjadi guru aku bisa membagikan ilmuku, menjadikan anak-anak cerdas bahkan aku ingin memiliki sekolah untuk anak-anak kurang mampu. Ingin memajukan dunia melalui pendidikan. Lalu menjadi teman sekaligus guru bagi mereka yang belum bisa menerima pelajaran dengan baik. Karena pada saat itu temanku jarang yang begitu, mereka semua egois. Ku tahu kenapa aku berucap seperti ini, karena saat itu aku tak pandai sekali. Meski aku selalu rangking kelas. Tetap saja aku merasa bingung dengan pelajaran matematika. He, cita-cita jadi guru asal jangan guru matematika. Guru SD itulah pilihanku saat terakhir menginjakkan kaki ke SMA.
Tapi pada saat SMA, aku berubah haluan, aku ingin jadi presenter /pembaca acara berita. aku suka bahasa Indonesia dan saat ada pelajaran bahasa Indonesia untuk membawakan acara, aku mendapatkan sanjungan/pujian paling baik. Yang lainnya tidak oh, bahagia.
Itu semua tidak cukup membuatku memotivasiku untuk maju. Karena kendala biaya dan ayahku sudah meninggal. Harapan kuliah tak sampai, bahkan belajar bahasa inggrispun tak terealisasikan. Sepertinya saat itu aku merasa terpuruk bahkan bak keruntuhan atap rumah. Hanya bisa berharap ada angin segar yang membantuku menerima uang dari langit.
Bisa sekolah saja, sudah untung bagiku. Karena aku berjuang dalam doa. Saat itu ekonomi keluargaku tidak sebaik dulu. Aku pun menggeleng saat aku sudah mulai memasuki usia perjuangan. Usia dimana kita harus memutar otak untuk bisa menghidupi diri sendiri dan membuat orang lain bahagia.
Bekerja yang tak pernah ku sukai dan ku duga. Hingga akhirnya harapanku cuma satu menjadi PNS.
Ah, gila ini tidak mungkin PNS? Suara itu serasa mesin kereta api sedang melaju dengan kecepatan tinggi.
![]() | |
| Pendamping Nan Shalihah |
PNS itu adalah PENDAMPING NAN SHALIHAH.
Pendamping shalihah adalah isteri shalihah. Ibu rumah tangga yang bijaksana yakni PNS.
Pendidik nan sabar, pegawai nan santai dan sukses. Singkatan yang banyak namun ku ambil singkatan yang begitu bermakna dan berharga.
Menjadi ibu rumah tangga itu luar biasa bagiku, karena selain kita bisa menjadi pendidik kita juga bisa menjadi pengajar bagi anak kita kelak. Meskipun aku masih single, karena itu harapanku adalah PNS.
Menjadi pendamping itu bukan seperti halnya dengan guru yang hanya mengajar. Melainkan mendidik secara bijaksana. Karena mengajar belum tentu mendidik, sedangkan mendidik sudah tentu mengajar.
Karena itu, aku selalu bermimpi menjadi Pendamping nan shalihah bisa membangun sebuah istana dan kekuatan ahlak yang sempurna.
Meskipun begitu aku masih punya harapan besar. Entah seperti negeri dongeng dalam beribu-ribu mimpi yang menakjubkan.
Ketika aku mampu menjadi pendamping nan shalihah, masih memiliki mimpi ingin membangun sekolah yang berbeda dari lainnya. Dimana para pendidiknya tak dibayar, mereka bekerja secara bergantian dengan sukarela. Bisa mahasiswa atau anak magang. Dan yang sekolah adalah anak yang kurang mampu. Mereka bukan sekedar belajar, melainkan diberi bekal pendidikan ahlak yang baik. Agar mereka tahu bahwa tujuan hidup itu bukan sekedar mimpi. Melainkan masa depan yang diraih melalui kegigihan dalam sebuah kesabaran dan pengorbanan.
Banyak sekali sebenarnya yang ingin ku cita-citakan, tetapi PNSlah harapan besarku saat ini. Apalagi usiaku sudah kepala 2. Semoga semua terwujud aamiin.
Karena ini adalah perjuangan baru lagi, dengan rasa semangat dan diiringi dengan ilmu untuk mencapai suatu kebahagiaan dunia akhirat aamiin.
Mimpi yang terbaik adalah mimpi yang diringi dengan niat dan doa yang kuat barulah penunjang mimpi harus dilengkapi. Insha Allah kamu bisa memilih mana mimpi yang terbaik bagimu. Semoga.
Meski semua hanya bayang ilusi
Namun dulu tetaplah semu
Yang terlanjur adalah hari ini
Karena masih ada yang kan berpijak menunggu
Itulah mimpi yang sejati
(annur_ karimah)


