Ucapan-Ucapan Ringan Nan Bermakna

Ucapan-Ucapan Ringan Nan Bermakna
sumber disini LINK

1. Jika seseorang melihat sesuatu yang menakjubkan dari hartanya, maka hendaklah ia mengatakan :

ما شاء الله لا قوة إلا بالله

“Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah” 
[Lihat surah al Kahfi : 39]

Ini adalah yang diucapkan ketika melihat sesuatu yang menakjubkan dari hartanya. Dengan kalimat tersebut engkau mengingatkan dirimu dan orang lain bahwa bahwa nikmat dan kebaikan yang ada di dalamnya, berasal dari Allah, dan agar tidak menipu dirinya sendiri serta menyangka bahwa dialah yang memberikan kebaikan tersebut pada dirinya sendiri. 

Berkata Al-Imaam Al Qurthuubiy rahimahullah :

لا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ" أي ما اجتمع لك من المال فهو بقدرة الله تعالى وقوته لا بقدرتك وقوتك

“Laa quwwata illaa billah, maksudnya : semua harta yang terkumpul padamu, maka hal tersebut karena kekuasaan dan kekuatan Allah ta’ala. Bukan karena kekuasaan dan kekuatanmu”. 

2. Jika ia melihat sesuatu yang menakjubkan pada orang lain, maka hendaklah ia mengucapkan :

بارك الله عليه

“Semoga Allah memberkahinya”

Atau kata-kata yang sejenisnya.

Rasulullah shallallahu álaihi wa sallam bersabda:

إذا رأى أحدكم من أخيه و من نفسه و من ماله ما يعجبه فليبركه ، فإن العين حق

“Jika salah seorang dari kalian melihat sesuatu yang menakjubkan pada saudaranya atau pada dirinya atau pada hartanya, hendaknya ia mendoakan keberkahan, karena sesungguhnya pengaruh ‘ain itu benar-benar ada.” [HR. Ahmad 3/447, al-Hakim 4/215 dan dishahihkan Syaikh al-Albani rahimahullah dalam ash-Shahihah no. 2572] 

Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam memberikan arahan pada siapa saja yang melihat sesuatu yang membuatnya takjub agar mendoakan baginya keberkahan. Al-Munaawiy berkata :

بأن يقول اللهم بارك فيه

“Yaitu agar berkata : Allaahumma baarik fiih (Ya Allah berikanlah keberkahan padanya)”. 

3. Jika ia melihat sesuatu yang menakjubkannya dari perkara dunia, maka hendaklah ia mengatakan :

لبيك إن العيش عيش الآخرة

“Labbaika, innal ‘aisy ‘aisyul Aakhiroh”

“Kupenuhi panggilan-Mu (yaa Alloh), Sesungguhnya kehidupan yang hakiki adalah kehidupan akhirat” 

[Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah 4/107, al-Baihaqi 7/48 dan al-Hakim 1/465, dishahihkan al-Hakim rahimahullah dan disepakati adz-Dzahabi rahimahullah.]

Sebagaimana Nabi shallallahu álaihi wa sallam mengucapkannya. Beliau berkata : “labbaika” maknanya “Kupenuhi panggilan-Mu (yaa Allah)”.

Kemudian berkata :

إن العيش عيش الآخرة

“Sesungguhnya kehidupan yang hakiki adalah kehidupan akhirat”

Untuk mengingatkan dirinya bahwasanya kehidupan dunia bagaimanapun juga akan hilang dan tidak ada kehidupan yang hakiki di sana, dan kehidupan yang hakiki adalah di akhirat nanti.

4. Nabi shallallahu ‘alaihi was sallam bersabda melalui sahabat ‘Usamah bin Zaid rodhiyallahu ‘anhu,

مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوفٌ فَقَالَ لِفَاعِلِهِ جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا فَقَدْ أَبْلَغَ فِى الثَّنَاءِ

“Barangsiapa yang telah mendapatkan perbuatan yang baik makan hendaklah ia mengatakan kepada orang yang telah berbuat baik kepadanya dengan ucapan, “(جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا) Jazakallah Khoir. Maka apabila telah mengatakan hal tersebut sungguh ia telah melakukan bentuk syukur (terima kasih) secara lisan yang sangat baik” 
[ HR. Tirmidzi no. 2035. syaikh Al Albani rahimahullah mengatakan, “Shahih”.]

penjelasan ;

Maksud dari kalimat Jazakallah khoir (جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا) adalah (semoga Allah membalasmu) dengan balasan berupa kebaikan, (semoga Allah membalasmu) dengan memberikan balasan baik dalam hal dunia dan akhirat [Syarh Hisnul Muslim oleh Majdi bin Abdul Wahab Ahmad hal. 284 terbitan Mu’asasah Al Juraisy, Riyadh, KSA].

catatan : Untuk seorang akhwat, lafadznya; Jazakillah khoir. Untuk orang banyak, lafadznya Jazakumullah khoir (semoga Allah membalas kalian dengan kebaikan)

5. Dari Ummul Mu’minin Aisyah radhiyallahu ‘anha,

أُهْدِيَتْ لِرَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ شَاةٌ فَقَالَ : اقْسِمَيْهَا وَكَانَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا إِذَا رَجَعَتِ الْخَادِمُ تَقُوْلُ : مَا قَالُوْا ؟ تَقُوْلُ الْخَادِمُ قَالُوْا : بَارَكَ اللهُ فِيْكُمْ تَقُوْلُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا : وَفِيْهِمْ بَارَكَ اللهُ نَرُدُّ عَلَيْهِمْ مِثْلَ مَا قَالُوْا وَيَبْقَى أَجْرُنَا لَنَا

“Aku menghadiahkan seekor domba kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi was sallam. Kemudian Beliau mengatakan, “Bagi dualah domba tersebut”. Suatu kebiasaan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha jika pembantunya telah pulang dari melakukan hal yang semisal maka ia akan menanyakan, “Apa yang mereka katakan?” Pelayanannya menjawab, “Barakallah Fikum (بَارَكَ اللهُ فِيْكُم) (semoga Allah memberkahi kalian)”. ‘Aisyah mengatakan, “Wa Fihim Barakallah (وَفِيْهِمْ بَارَكَ اللهُ) (dan bagi mereka semoga Allah memberkahi) ...
[lihat HR. An Nasa’i dalam ‘Amalul Yaumi wal Lailah no. 303.].

Dari Atsar ini maka jawaban para salaf jika mereka dido’akan dengan do’a Barakallah Fik (بَارَكَ اللهُ فِيْك) (semoga Allah memberkahi mu)

Maka jawabannya adalah Wa Fika Barakallah (وَفِيْكَ بَارَكَ اللهُ).
(dan bagimu semoga Allah memberkahi)

===========
===========

Ref. : 
1. Fatawa Nur ‘ala ad-Darb, bagian awal kaset no : 321a. Syaikh Ibn al-Utsaimin rahimahullah. via http://ummushofi.wordpress.com/2010/02/08/ucapan-ketika-melihat-sesuatu-yang-menakjubkan/ 
2. http://www.4salaf.com/vb/showthread.php?t=19302 via http://abul-jauzaa.blogspot.com/2012/01/yang-seharusnya-diucapkan-ketika.html
3. http://alhijroh.com/adab-akhlak/bentuk-perkataan-yang-baik-kepada-saudara-kita/

Tambahan faidah :

Makna barokah (berkah) dalam Al Qur’an dan As Sunnah adalah langgengnya kebaikan, kadang pula bermakna bertambahnya kebaikan dan bahkan bisa bermakna kedua-duanya 
[Dr. Nashir Al Judai’ dalam At Tabaruk, hal. 39. via http://rumaysho.com/belajar-islam/aqidah/3155-cara-mudah-meraih-berkah.html]

ُاَلْبَرَكَة Al Barakah (keberkahan) adalah kebaikan yang banyak dan tetap pada sesuatu, baik harta, anak maupun ilmu.

Segala sesuatu yang Allah berikan kepadamu, maka engkau memohon kepada-Nya agar dikaruniakan keberkahan di dalamnya. Karena jika Allah tidak memberikan keberkahan pada hal-hal yang telah Dia berikan kepadamu, maka engkau akan terhalang untuk memperoleh banyak kebaikan. (Maroji’ dari Kitabul ‘Ilmi Karya Syaikh ‘Utsaimin rahimahullah, edisi Indonesia Tuntunan Ulama Salaf dalam Menuntut Ilmu Syar’i penerbit Pustaka Sumayyah. via http://farisna.wordpress.com/2011/06/04/pengertian-kata-البركة-al-barokah/ )

Sumber : 
http://ummushofi.wordpress.com/2010/02/08/ucapan-ketika-melihat-sesuatu-yang-menakjubkan/

25 komentar:

  1. Hmm ... banyak yang baru saya mengerti setelah membaca ini Annur. Jazakillah khoir :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. AFWAN, sama-sama mbak Niar. kita senantiasa berjalan bersama :D

      Hapus
  2. Masya Allah, sungguh indah agamaku ini. semoga berisi doa doa nggak sekedar kebaikan untuk diri sendiri, tapi untuk semua. nggak sekedar untuk dunia tapi kampung akhirat. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. semua maksudnya bukan semoga

      Hapus
  3. saya hanya bisa, berkata ... sangat lengkap dan sangat luar biasa... mbuh gak ngerti arep komen apa

    BalasHapus
  4. alhamdulillaah, dapat banyak ilmu di sini :)

    BalasHapus
  5. jelas lbh bermakna dr pada OMG, busyet, dll :)

    BalasHapus
  6. membiasakan lisan untuk senantiasa dzikrullah...
    y mb?

    BalasHapus
    Balasan
    1. HEHHE IYA dek. klo itu harus dek bagi kita. Agar kita senantiasa mengingat.

      Klo yg diatas itu kalimat2 yang lain rupanya. bagaimana cara menjawab barakallah dll.

      MOnggoh/silahkan dibaca.. smoga di mngerti karna ringan dan mudah.

      Hapus
  7. Masya Allah, inilah islam, penuh ucapan rasa cinta, doa2 indah, jauh dari umpatan.
    Secara tidak langsung mengajarkan pada kita untuk senantiasa berkata2 yang baik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip. begitulah Islam
      Alhamdulillah ^_^

      Hapus
  8. selalu membasahi lisan dengan ucapan yang ringan,baik, dan penuh dengan makna,...setuju Annur

    BalasHapus
  9. bagus postingannya salam kenal yaaa :D

    BalasHapus
  10. Jazakillah khair... Allahumma baarik fiih 'ala Annur eL Karimah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa Fika Barakallah Gen-Q.
      eh jawabnya benar ga ya?
      saya juga masih sama2 belajar hehe..
      tapi kalo ukhti mah jagonya bahasa arab n jepang heheeee

      Hapus
  11. masya allah agamaku begitu indah...semoga orang yang menganut agama sepertiku :D
    salam kenal yah...

    BalasHapus
  12. Jazakumulah khoiron Ukhti..
    Kata2 diatas salah satu bentuk ucapan rasa syukur kita atas karunia Allah Ta'ala.. ^^

    BalasHapus

Komentar yang sopan
Kritiklah bila membangun bukan menjatuhkan
salam persaudaraan ^_^

 
Catatan Annurshah Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template